News
Mitigasi Bencana : A Great Way to Greet IUGC



Oleh: Zia (12312018)

Minggu pagi, 18 januari 2015, dinginnya udara pagi dataran tinggi bandung hari itu masih belum bisa mengalahkan tekad mahasiswa HIMA TG “TERRA” ITB untuk memberikan penyuluhan mitigasi bencana kepada masyarakat desa Cihideung. Acara mitigasi bencana ini sendiri merupakan salah satu rangkaian acara pra-event  IUGC 2015 yang bertujuan untuk memberikan pencerdasan kepada masyarakat serat mengadakan pensuasanaan acara IUGC kepada segenap panitia. Berlokasi di kantor kepala desa Cihideung, acara ini berjalan sukses dengan melibatkan sekitar 30an masyarakat yang berdomisili di desa Cihideung.

Acara diawali dengan kata sambutan oleh ketua himpunan dan sekretaris desa, lalu beralih ke pemutaran video yang menjelaskan tentang proses terbentuknya kota bandung. Selanjutnya, masyarakat diberikan penjelasan mengenai potensi bahaya gempa bumi yang mengancam masyarakat karena lokasi pemukiman yang tidak begitu jauh dengan lokasi sesar lembang. Sesar Lembang merupakan patahan yang ujungnya berada di Kabupaten Bandung Barat ,memiliki panjang sekitar 22 kilometer . Adapun sesar lembang merupakan sesar normal aktif yang melintasi setidaknya 4 kecamatan diantaranya: kecamatan Cisarua, Parongpong, Lembang, dan Maribaya. Sedangkan ekor sesar ini ada di Gunung Manglayang di Kabupaten Bandung. Sesar lembang bergeser 2 mm setiap tahunnya. Fakta ini merupakan suatu indikasi bencana. Bagaimana tidak? Menurut data, suatu patahan yang memiliki dimensi atau panjang sebesar 20 km atau lebih dapat saja memicu gempa bermagnitude 6,5-7 SR yang bersifat destruktif.

Penjelasan juga dilengkapi dengan hal-hal apa saja yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi dan pasca terjadinya gempa bumi.  Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Town Watching. Pada sesi ini masyarakat diajak berkeliling sekitar daerah desa guna mengetahui lokasi sesar secara nyata dan menyadari bahwa pengetahuan mengenai sesar lembang yang dapat memicu gempa adalah sangat krusial. Masyarakat terlihat antusias mengikuti keberjalanan acara terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada panitia pelaksana.

Beginilah salah satu cara kami, mahasiswa HIMA TG “TERRA” ITB menyambut IUGC. Berbagi pengetahuan dengan masyarakat desa Cihideung dan berharap apa yang kami berikan bermanfaat bagi masyarakat. Desa Cihideung yang juga merupakan kawasan wisata kebanggaan bandung ini terletak di kecamatan parongpong, salah satu kecamatan yang dilintasi oleh sesar lembang. Gempa akibat sesar lembang ini dapat terjadi kapan saja. Segenap masyarakat desa cihideung berhak untuk memahami bencana seperti apa yang akan menghampiri mereka dan bagaimana cara menghadapinya. Mitigasi bencana memang kelihatan sederhana namun percayalah ada saatnya kesederhanaan ini dapat menyelamatkan banyak jiwa yang berharga. Hidup bahagia itu harus, hidup aman adalah pilihan. So what will you choose?  

“We cannot stop natural disasters but we can arm ourselves with knowledge: so many lives wouldn't have to be lost if there was enough disaster preparedness”.

Petra Nemcova, the founder of Happy Hearts Fund (HHF), a charitable organization and campaign formed after the Tsunami of 2004